BYD Luncurkan Mobil Listrik Jarak 710 Km, Isi Daya 5 Menit

BYD Luncurkan Mobil Listrik Jarak 710 Km, Isi Daya 5 Menit

Lushbeat – Produsen otomotif asal China, BYD Auto, resmi meluncurkan SUV listrik terbarunya, BYD Song Ultra EV, pada Maret 2026. Model ini mampu menempuh 710 kilometer dalam sekali pengisian, serta mendukung pengisian ultra cepat hanya 5 menit untuk mencapai 70% baterai.

Peluncuran ini menegaskan posisi BYD sebagai pemimpin inovasi EV global, bersaing dengan Tesla, Xpeng, dan Leapmotor. Kepraktisan pengisian cepat dan jarak tempuh panjang menjadikan mobil ini sangat menarik bagi konsumen urban dan penggemar perjalanan jauh.

Menurut analis industri otomotif, teknologi pengisian cepat bukan hanya angka, tetapi solusi nyata terhadap masalah range anxiety, kekhawatiran pengguna EV tentang jarak tempuh terbatas. “BYD berhasil menggabungkan efisiensi baterai, pengisian cepat, dan kenyamanan pengguna secara seimbang,” ujar seorang pakar EV.

Peluncuran Song Ultra EV juga menjadi langkah strategis BYD memperluas pangsa pasar SUV listrik kelas menengah, sekaligus menyiapkan penetrasi pasar global. Minat konsumen terhadap SUV listrik terus meningkat di China dan negara-negara Asia lainnya.

Baca Juga : DUCATI Superleggera V4 Centenario, Seharga Rp 2,9 Miliar


Spesifikasi, Fitur, dan Teknologi Unggulan BYD

BYD Song Ultra EV menggunakan platform e-Platform 3.0 Evo dengan arsitektur 800-volt yang mendukung pengisian cepat dan efisiensi energi. Baterai tersedia dalam kapasitas 68,4 kWh hingga 82,7 kWh, memberikan jarak tempuh 620–710 km. Motor listrik tunggal rear-wheel-drive menghasilkan 270 kW (362 hp) dan torsi 305 Nm. Kecepatan puncak mencapai 210 km/jam.

Salah satu inovasi utama adalah Blade Battery generasi kedua. Teknologi ini memungkinkan pengisian ultra cepat melalui Flash Charging, 10% hingga 70% dalam 5 menit, hingga 97% dalam 9 menit. Bahkan pada suhu ekstrem hingga -30°C, waktu pengisian meningkat hanya sedikit.

Flash Charging mendukung daya puncak hingga 1.500 kW, lebih tinggi dari pengisi cepat DC standar 350 kW. Sistem ini mendekati pengalaman mengisi bahan bakar konvensional, menjawab salah satu tantangan utama pengguna EV.

Interior Song Ultra EV dirancang untuk kenyamanan. Layar infotainment 15,6 inci dapat diputar, panel instrumen digital 10,25 inci menampilkan informasi kendaraan. Sistem BYD UI 7.0 mendukung kontrol suara.

Fitur tambahan termasuk wireless charging, kursi depan ventilasi, pemanas, pijat, dan mode tempat tidur untuk perjalanan jauh. Mobil ini menggabungkan teknologi canggih dengan kenyamanan harian.

Harga Song Ultra EV di China berkisar 151.900–179.900 yuan (USD 21.000–24.800). Pre-sale menerima lebih dari 21.500 pesanan. Hal ini menunjukkan antusiasme konsumen terhadap kombinasi harga, jarak tempuh, dan pengisian cepat.

BYD juga memperluas jaringan Flash Charging di seluruh China, lebih dari 5.000 stasiun siap digunakan. Langkah ini memperkuat ekosistem kendaraan listrik generasi baru.

Baca Juga : Kaleidoskop 2024: Merek dan Mobil Baru Penuhi Pasar Otomotif


Tantangan Infrastruktur dan Prospek Masa Depan

Meskipun pengisian ultra cepat mengurangi kekhawatiran waktu tunggu, tantangan tetap ada di sisi infrastruktur global. Stasiun Flash Charging megawatt masih terbatas di luar China, sehingga adopsi global memerlukan investasi besar.

Jaringan listrik harus mampu mendukung daya tinggi agar pengisian stabil dan aman. Tanpa dukungan ini, teknologi pengisian cepat BYD sulit diterapkan secara luas di pasar internasional.

Pakar industri menilai bahwa Song Ultra EV menunjukkan komitmen BYD mempercepat adopsi EV dengan menawarkan jarak tempuh panjang dan pengisian ultra cepat. Solusi ini menjadi jawaban atas range anxiety, kendala utama kendaraan listrik.

Jika dukungan infrastruktur meningkat, Song Ultra EV bisa menjadi contoh kendaraan listrik praktis, nyaman, dan efisien. Konsumen dapat merasakan pengalaman berkendara setara kendaraan berbahan bakar fosil.

Perkembangan jaringan pengisian cepat di luar China akan menentukan kecepatan adopsi EV secara global. Dengan inovasi ini, BYD diharapkan memperkuat posisi di pasar internasional dan memimpin tren mobil listrik masa depan.

setnis Avatar